Cari Blog Ini

26 Februari, 2013

Laporan Kegiatan Komunitas Anak Belajar pada Januari 2013



Salam jumpa teman-teman yang baik,

Memasuki bulan Januari 2013 ini, kegiatan pendidikan alternatif Komunitas Anak Belajar mulai berjalan dengan baik berdasarkan program dan kurikulum 2013 yang dibuat bersama fasilitator.

Sejak awal tahun ini, kami mulai mengelola sendiri rumah belajar yang kami kontrak. Rumah belajar yang memiliki 5 ruangan juga dapur dan kamar mandi, digunakan selain untuk tempat kegiatan belajar, juga untuk tempat istirahat para penghuninya. Hingga saat ini, rumah belajar dihuni oleh 5 orang, yaitu para fasilitator dan volunteer, juga menampung Firman (anak kategori I) dan Neneknya yang hampir mengalami kebutaan karena diabetes yang dideritanya. Tiga ruang digunakan untuk kegiatan belajar dan perpustakaan, dua ruang untuk tempat istirahat para fasilitator-volunteer dan keluarga Firman.

Dengan adanya rumah belajar yang berfungsi sebagai tempat belajar, sekretariat, dan tempat tinggal bagi anak-anak dan keluarga yang membutuhkan, kebutuhan akan perlengkapan rumah tangga dan operasional mesti dipenuhi. Untuk itu kami mendapat bantuan barang-barang perlengkapan rumah tangga dari Kak Linda dan keluarga.

Kami sangat berterimakasih atas bantuan dan dukungan Kak Linda dan keluarga. Kiranya Tuhan senantiasa memberi damai sejahtera dan berkat melimpah.

Beberapa peristiwa sedih menyelimuti Komunitas Anak Belajar selama bulan Januari 2013 ini.

Pada awal Januari 2013, kami menjenguk seorang donator kami yang sakit, dirawat di RS St.Carolus karena sakit jantung. Beberapa hari kemudian, kami menjenguk Bapak dari Aji (pengurus program dan anak kategori III) yang menjadi korban tabrak lari dan akhirnya dibawa ke RS Persahabatan, Jakarta Timur untuk memperoleh perawatan lebih intensif. Demikian pula pada hari dan di RS yang sama, kami menjenguk Ibu Mamiek (orang tua Kak Uju dan Kak Qori’ah, fasilitator anak kategori II dan III) yang dirawat karena menderita kanker darah (leukemia).

Pada awal Januari 2013, kami mendapat hadiah Natal dari Kak Maureen Lintong yang sedang berlibur Natal di Indonesia. Setiap anak mendapat bingkisan Natal biscuit, susu, dan snack yang kami bagikan untuk anak-anak seluruh kategori. Sebagian bingkisan sembako kami bagikan pada anak-anak, sebagian lagi kami masak bersama untuk menu sehat pada Sabtu II Januari 2013.

Terimakasih banyak atas kebahagiaan dan keceriaan yang telah dibagi oleh Kak Maureen dan keluarga bagi anak-anak Cakung. Kiranya Tuhan senantiasa memberikan damai sejahtera dan berkat melimpah.

Pada pertengahan Januari 2013, kami mendapat kabar dukacita, meninggalnya Bapak dari Aji, akibat parahnya luka tabrak lari yang diderita.

Kami turut berdukacita atas kehilangan yang dialami keluarga Aji dan berdoa untuk kedamaian dan istirahat kekal Bapak dari Aji dan ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan serta ketabahan dan perjuangan Ibu Mamiek dalam menghadapi penyakitnya.

Pada pertengahan Januari 2013, musibah banjir menimpa beberapa keluarga yang tinggal di lahan kebun milik perumahan. Beberapa keluarga harus mengungsi dan pindah dari lokasi. Sebagian masih bertahan di lokasi, sebagian pulang kampong. Beberapa anak mengungsi di rumah belajar selama beberapa hari.

Kami bersyukur rumah belajar yang kami tempati tidak kebanjiran dan masih bisa menjadi tempat penolong bagi warga yang membutuhkan.

Kami mendapat beberapa sumbangan dari sanggar akar bagi para korban banjir di Cakung, yang langsung kami bagikan pada keluarga-keluarga yang membutuhkan.

Pada akhir Januari 2013, kami mendapat bantuan dana dari beberapa teman, Sr. Felicia OSF, Ibu Yuli, Pak Advent, Keluarga Wanda – Eka Mei, yang kami belanjakan kebutuhan pangan untuk diserahkan pada warga Muara Baru yang menderita musibah banjir paling parah, hampir menutupi seluruh rumahnya. Bantuan dana juga kami terima dari Kak Yosepha dan Ibu Lillian. Bantuan yang sudah kami belanjakan bahan pangan ini langsung kami antar pasca banjir pada Minggu, 27 Januari 2013. Foto-foto kondisi pasca banjir di Muara Baru kami sertakan.

Kami sangat berterimakasih atas bantuan dan dukungan dari Sanggar Akar, Kak Yosepha, Ibu Lillian, Sr.Felicia OSF, Ibu Yuli, Pak Advent, dan Keluarga Wanda – Eka Mei. Semoga damai sejahtera meliputi hati kita dan kiranya kita senantiasa bisa menjadi berkat bagi sesama.

Pada akhir Januari 2013, kami mendapat kabar dukacita, meninggalnya Kakek dari Yana (fasilitator anak kategori 0). Setelah pemakaman, kami melayat ke rumah duka. Kami turut berdukacita dan berdoa bagi kedamaian dan istirahat kekal Kakek dari Yana, Cynthia, dan Intan serta bagi ketabahan dan kekuatan untuk keluarga besar yang ditinggalkan.

Pada akhir Januari hingga awal Februari 2013, sesuai rencana kegiatan, 26 murid kelas II SMA De Britto Yogyakarta didampingi seorang guru datang ke rumah belajar untuk kegiatan live-in di rumah warga selama beberapa hari.

Kegiatan tahunan dari sekolah yang sudah sejak beberapa tahun lalu dilaksanakan di Jakarta, mewajibkan murid-muridnya untuk mengalami perjuangan hidup warga sederhana di Cakung selama beberapa hari.

Semua anak disebar untuk tinggal di rumah warga, sementara seorang guru pendamping, Bu Dewi yang bertugas menjaga dan mengawasi kegiatan murid-muridnya, tinggal di rumah belajar.

Kami senang dan sangat berterimakasih atas kepercayaan yang diberikan pihak sekolah SMA De Britto, Yogyakarta pada kami dan semoga kerjasama yang telah dijalin dapat terus berlanjut dengan baik.

Kegiatan Belajar Alternatif

Kegiatan belajar di rumah belajar dimulai pada Jumat I Januari 2013 dengan masih dihadiri oleh sedikit anak karena sebagian besar warga pulang kampong. Anak-anak mulai banyak berkumpul untuk belajar pada Sabtu I Januari 2013. Kegiatan belajar di Cakung sawah dimulai pada Selasa II Januari 2013 karena Selasa I adalah libur Tahun Baru.

Jadwal kegiatan belajar 2013 di Komunitas Anak Belajar, adalah sebagai berikut:

Selasa : kegiatan belajar di Cakung sawah
Jumat dan Sabtu : kegiatan belajar di rumah belajar
Minggu II dan IV : kegiatan belajar di Muara Baru

Kegiatan belajar di Cakung sawah yang pada tahun lalu diadakan dua kali seminggu, kini menjadi sekali seminggu, sedangkan kegiatan belajar di Muara Baru yang biasanya dilakukan setiap hari Minggu, kini dilakukan setiap bulan pada Minggu II dan IV.

a. Komunitas Anak Cakung

Kepengurusan dan peraturan serta kesepakatan baru mulai dijalankan.

Diawali oleh petugas buku tabungan, Nisa, yang membuka kegiatan menabung dan mencatatnya, setelah itu tim pengurus perawatan rumah belajar dan kebersihan anak mulai bekerja dengan menyapu ruangan, membereskan buku-buku, meraut pensil-pensil, termasuk pensil warna, membantu anak-anak kecil gunting kuku dan mengatur barisan anak-anak sebelum mencuci tangan, hingga setiap dua anak mendapat giliran untuk cuci tangan di kamar mandi. Lorong kecil di samping kiri rumah belajar digunakan untuk anak lewat setelah mereka cuci tangan dan mengelap tangan, agar lantai rumah belajar tidak basah dan kotor.

Kegiatan ini diakhiri setelah anak-anak pulang, dengan membersihkan rumah belajar, meraut pensil-pensil, dan mengisi tinta spidol yang habis. Seluruh tim pengurus program membantu dalam pelaksanaan kegiatan ini.

Setiap hari Selasa, para fasilitator berkumpul untuk evaluasi dan mempersiapkan bahan dan materi belajar untuk hari Jumat dan Sabtu.

b. Komunitas Muara Baru

Kegiatan belajar dimulai pada Minggu II Januari, tepatnya pada Minggu, 13 Januari 2013. Sedikit anak yang bisa mengikuti kegiatan belajar karena musim hujan yang tidak bersahabat, sehingga anak memilih untuk tinggal di rumah. Kegiatan belajar didampingi oleh dua fasilitator.

Pada Minggu IV Januari, tepatnya pada Minggu, 27 Januari 2013, kami hanya bisa berkunjung ke rumah belajar dan rumah warga untuk memberi bantuan pangan pasca banjir. Informasi banjir di wilayah kegiatan belajar anak-anak kami peroleh pada Minggu III Januari, setelah musibah banjir besar. Informasi lain kami peroleh dari media cetak dan kami sendiri tidak mungkin menembus wilayah banjir dengan ketinggian mencapai hampir 1 meter.

Ruang kegiatan belajar seluruhnya terendam banjir, demikian pula dengan rumah-rumah warga. Selama musibah banjir beberapa hari, sejak pertengahan Januari 2013, listrik dan air di wilayah Muara Baru tidak berfungsi. Sebagian besar warga yang memiliki rumah tingkat, tinggal dan beraktifitas di lantai atas rumahnya hingga air surut.

Saat kunjungan kami kesana, sebagian besar warga sedang beres-beres dan membersihkan rumahnya dari sampah-sampah pasca banjir. Air bersih baru mulai dialirkan sejak Sabtu, 26 Januari 2013.

Hari kedatangan kami membawa bantuan pangan, kegiatan belajar ditiadakan. Beberapa anak masih sibuk membantu orang tuanya membersihkan rumahnya.

Warga banyak bercerita musibah banjir tahun ini, yang mulai terjadi saat turun hujan malam hari, banjir perlahan-lahan naik tinggi dan listrik tidak berfungsi. Para warga dan anak-anak diwakili oleh Bu Herda dan keluarganya mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan pangan yang telah mereka terima. Mereka sangat bersyukur dan berterimakasih atas bantuan pangan yang diperoleh mengingat harga bahan pangan pasca banjir di wilayah mereka melonjak tinggi.

Kami berdoa agar situasi segera kembali normal dan masyarakat dapat mulai beraktifitas kembali seperti sedia kala.

Kami ucapkan terimakasih banyak atas kerjasama para fasilitator, volunteer, anak-anak dan warga Cakung dan Muara Baru, terutama pada Indri, Yana, Lisna, Riska, Bu Mar’ah, dan anak-anak pengurus program, serta Bu Herda di Muara Baru dan para Ibu warga Cakung.

Perpustakaan

Kegiatan perpustakaan mulai berjalan pada Selasa II Januari 2013 dikoordinir oleh Intan, yang tahun lalu masih dijabat olehnya, dibantu tim pengurus program.

Kegiatan sepanjang bulan ini adalah mengatur lemari dan menyampul buku-buku yang sudah diregistrasi.

Mulai tahun ini kegiatan registrasi dilakukan tidak lagi tercatat manual melainkan diketik dalam computer dan setelah selesai diketik, langsung diprint. Adanya bantuan computer, melatih anak untuk belajar membiasakan diri menggunakan computer.

Akhirnya kami ucapkan terimakasih banyak atas perhatian dan ketekunan koordinator dan tim program perpustakaan.

Kegiatan Peningkatan Gizi Anak

Kegiatan ini dimulai pada Sabtu I Januari 2013 dengan menu telur rebus. Kegiatan ketrampilan anak kategori III pada Sabtu I adalah wedang jahe. Selesai makan bersama menu sehat, anak-anak kategori III belajar membuat wedang jahe, yang ditambah dengan kacang tanah dan roti, yang hampir menyerupai sekoteng.

Pada tahun 2013 ini, koordinator kegiatan peningkatan gizi anak dipercayakan pada Tia. Mulai tahun ini seluruh persiapan hingga pelaksanaan kegiatan dilakukan sepenuhnya oleh anak-anak kategori III. Para fasilitator hanya bertugas mendampingi dan mengarahkan.

Adanya kompor memudahkan anak belajar langsung mempersiapkan dan memasak menu sehat yang sudah mereka jadwalkan. Bahan-bahan menu sehat diperoleh dari kebun dan pasar terdekat dan saat pengolahan menu sehat, anak-anak belajar untuk tidak menggunakan bahan-bahan berbahaya bagi kesehatan, seperti bahan penyedap rasa.

Setiap Jumat selesai kegiatan belajar, anak-anak kategori III berkumpul untuk mencatat resep, membuat daftar belanja, membagi tugas pelaksanaan dan tugas membawa perlengkapan masak.

Pada Sabtu II Januari 2013, anak-anak kategori III mempersiapkan menu sehat sup telur puyuh, pada Sabtu III Januari 2013, menu sehat papaya agar-agar, sedangkan pada Sabtu IV Januari 2013, menu sehatnya adalah perkedel tempe.

Akhirnya, kami berterimakasih pada koordinator dan tim pengurus program, yang telah mempersiapkan menu sehat dengan baik selama Januari 2013.

Beasiswa

Pada bulan ini, kegiatan beasiswa dilakukan untuk pemenuhan kebutuhan pendidikan anak dari perlengkapan belajar dan rental internet bagi anak-anak penerima beasiswa untuk sekolah dasar dan universitas.

Pada awal Januari 2013, setelah libur Tahun Baru, seorang penerima beasiswa tingkat universitas menjalankan ujian akhir semester I, yang dimulai pada Senin, 7 – Jumat, 18 Januari 2013, dan beberapa hari setelah itu ia mengikuti kegiatan kampus, Accounting Gathering selama beberapa hari. Libur semester I berlangsung selama 1 bulan, namun pada awal Februari 2013, mulai dilaksanakan registrasi kuliah semester II. Nilai ujian semester I diumumkan secara online pada awal Februari 2013.

Salah seorang anak penerima beasiswa untuk sekolah dasar, Firman, baru mengambil raportnya setelah masuk dari libur Natal dan Tahun Baru. Hasil raportnya kurang memuaskan. Guru kelasnya mengevaluasi Firman sebagai anak yang kurang dapat perhatian di rumahnya, baik dalam pendampingan belajar maupun tugas-tugas sekolah.

Kini Firman tinggal di rumah belajar dengan jadwal kegiatan rumah belajar yang teratur, mulai dari pagi hingga malam hari, dengan waktu belajar yang jelas didampingi oleh Kakak-kakak fasilitator yang tinggal di rumah belajar.

Sekalipun Firman hanya hidup dengan Neneknya yang hampir tidak bisa melihat, dan tidak mendapat perhatian dari Bapak Ibunya, kami berharap didampingi oleh Kakak-Kakak fasilitator, ia semakin merasakan cinta dan perhatian dari orang lain, sehingga hidupnya dan prestasi belajarnya menjadi lebih baik lagi.

Terimakasih kami pada Kakak-Kakak fasilitator dan teman-teman yang berkenan rutin membantu penyelenggaraan program beasiswa ini. Kami berharap kerjasama ini dapat terus berlanjut dan menjadi bekal yang berguna bagi masa depan anak-anak.

Rencana kegiatan di bulan Februari 2013 ini adalah :

1. Kegiatan Belajar
Kegiatan wajib menabung anak diikuti dengan wajib bawa bekal (yang disiapkan oleh orang tua, bukan jajanan warung) setiap waktu kegiatan belajar untuk menghentikan kebiasaan jajan anak.

Kegiatan peningkatan ekonomi bagi para remaja Cakung dilakukan dengan pembuatan kartu paper quilling Valentine sejak minggu terakhir Januari hingga minggu II Februari 2013.

2. Kegiatan Peningkatan Gizi Anak
Persiapan bahan-bahan menu sehat dan pembelian susu.

3. Perpustakaan
Kegiatan penyampulan buku dan penataan buku-buku dalam lemari.

Akhirnya, kami ucapkan banyak terimakasih pada teman-teman yang telah banyak mendukung dalam doa dan dana, tenaga, maupun material untuk terwujudnya program pendidikan alternatif Komunitas Anak Belajar sepanjang bulan ini.

Terimakasih kami pada Kak Maureen Lintong dan keluarga, Sanggar Akar, Kak Linda dan keluarga, Sr. Felicia, OSF, Bu Yuli, Pak Advent, Keluarga Wanda – Eka Mei, Kak Yosepha Dua Donna dan Ibu Lillian atas bantuan dana dan material yang telah kami terima, baik bagi anak-anak, untuk operasional rumah belajar maupun bagi warga korban bencana banjir di Cakung dan Muara Baru.

Terimakasih banyak atas bantuan dana yang amat sangat mendukung terselenggaranya operasional program Komunitas Anak Belajar. Terimakasih kami pada Kak Elissa Wiguna, Children First dan Gemeente Oostkamp melalui Bu Ann Djudzman dan Kak Inonk, Keluarga Vincent – Ivana, Keluarga Bu Vina - Pak Arend – Michelle Maramis, Kak Arry Fitriana, dan Keluarga Pak Arif Budi – Bu Maria.

Laporan kegiatan setiap bulan dapat diakses dalam blog kami di : http://cakungchildrencommunity.blogspot.com/.
Produksi ketrampilan remaja Cakung dapat dibeli dan diakses dalam blog kami di : http://cakungchildrencreation.blogspot.com.

Terimakasih banyak atas semua kebaikan teman-teman. Kiranya Tuhan berkenan memberi kesehatan prima dan berkat limpah, dan semoga kerjasama kita yang telah dijalin selama ini dapat terus berlanjut dengan baik.

Tuhan memberkati kita semua.


Salam hangat,
Atas nama anak-anak Komunitas Anak Belajar

Debby


P.S.
You could give donation via bank:
Acc.holder Debby Maitimu or Dwi Resmi Sari
BCA Branch office Matraman, East Jakarta, Indonesia
Acc.no.342-2792161
Swift code : cenaidja
or contact me for material support on +628129685594

Tidak ada komentar:

Posting Komentar