Cari Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label Kegiatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kegiatan. Tampilkan semua postingan

15 November, 2011

Tuberculosis Awareness Talk




By Cynthia and Intan

There was a Tuberculosis Awareness Talk at Learning House for Cakung Children’s Community on Saturday, October 22, 2011. Only few mothers and children have gathered there. The session started at 11.30 local time, right after we finished drink milk together.

The doctors who were giving the talk came around 11. They are Dr. Bimo, Dr. Aisa and Dr. Yvonne. More people came one by one, there were about 60 people altogether. That day we did not do our normal learning but learned through the awareness talk. Actually, the children from category 1 and 2 did not really learning after drinking milk, they just tag along with their mothers.

The doctors explained about tuberculosis. Tuberculosis is a contagious airborne disease. It spread through our respiratory system, when we inhale and the tuberculosis germs getting into our lungs.

Everybody can get tuberculosis, from young children to adults. To avoid the disease from spreading, we need to cover our mouth while coughing and wash our hands afterward. Do not spit in public places, when saliva gets dry, the germ will fly to the air and spreads to others. For the children who like to buy food from the street vendors, it better to restrict that habit. We are not sure whether or not the food are clean nor nutritious. We need healthy and nutritious foods to keep our immune system strong so we will not fall sick easily. It is not just to avoid tuberculosis.

Symptoms of tuberculosis that we need to be aware of:

Cough with phlegm more than 2 weeks
Fever
Lost weight
Perspiration at night
Bloody phlegm
Chest pain
Difficulty of breathing

If we experience those symptoms we need to consult the doctors or community clinics.


Translated by Devy Suleiman

14 November, 2011

Penyuluhan Penyakit TBC



Karya Cynthia dan Intan

Ada kegiatan penyuluhan penyakit TBC di rumah belajar Komunitas Anak Cakung pada Sabtu, 22 Oktober 2011. Sebagian Ibu-ibu dan anak-anak sudah berkumpul. Acara dimulai pada pukul 11.30 WIB, setelah kami selesai minum susu bersama.

Dokter yang memberi penyuluhan datang sekitar pukul 11.00 WIB. Mereka adalah Dr.Bimo, Dr.Aisa, dan Dr.Ivonne. Tidak lama kemudian satu persatu Ibu-ibu dan anak-anak datang berkumpul. Ada sekitar 60 orang berkumpul.

Hari itu kami tidak belajar seperti biasanya, tapi belajar melalui kegiatan penyuluhan. Sebenarnya anak-anak kategori I dan II tidak ikut belajar setelah minum susu, tapi mereka tetap hadir bersama Ibu mereka.

Para dokter menjelaskan tentang apa itu penyakit TBC. TBC adalah penyakit yang mudah menular dari kuman-kuman yang ada di udara. Cara penularannya, ketika kita bernafas, menghirup udara, kuman-kuman penyebab penyakit TBC ikut masuk dalam paru-paru kita.
Siapa saja bisa terkena penyakit TBC, dari anak kecil hingga orang dewasa.

Pencegahannya, bila kita batuk-batuk, tutup mulut kita dengan tangan atau sapu tangan, setelah itu segera cuci tangan. Tidak meludah di sembarang tempat, karena bila mengering, kuman penyakit akan terbang ke udara dan menularkan pada orang lain. Bagi anak-anak yang suka jajan, sebaiknya kurangi jajan, karena kita tidak tahu apakah jajanan itu bersih dan bergizi. Oleh karena itu kita perlu makan makanan sehat dan bergizi. Kekurangan gizi juga memudahkan kita terserang penyakit, tidak hanya penyakit TBC saja.

Gejala penyakit TBC yang perlu kita waspadai adalah :

1. Batuk berdahak lebih dari 2 minggu.
2. Demam
3. Berat badan turun
4. Selalu berkeringat banyak pada malam hari
5. Dahak berdarah
6. Nyeri dada
7. Sesak nafas

Bila kita mengalami gejala seperti yang diderita maka kita harus segera memeriksakan diri ke dokter atau puskesmas.

Kakak Kakak from Atma Jaya University's visit



Written by Neng

On the Saturday, October 8th 2011, we have some visitor coming over from Atma Jaya University. They are Kak Gratje, Kak Ivonne, Kak Julian, dan Kak Monik. They came to teach us to sing some songs and learn how to dance. After that, we took a little break and then start again with the singing lesson.

Kak Gratje, Kak Ivonne dan Kak Monik taught us to sing the Pake Tumeta, A Ram Sam Sam and Baby Shark songs. We really enjoyed learing to sing new songs. Especially along with the dancing movement that excites us. There is these dancing move that slowly twisted your hand and then you folded your arms, gently clapped your two hands to your legs, and then we mimicked the shark's mouth with both our hands on the Baby Shark song.

These are the lyrics of the songs :

Pake Tume Ta

Pake tume .. tume .. ta .. ta .. pake tume .. tume .. ta 2x
Tu tue ... tu tue .. ta .. ta .. 2x
iene .. iene .. iene .. ai yah 2x


A Ram Sam Sam

A ram sam sam, a ram sam sam
Guli guli guli guli ram sam sam
A ram sam sam, a ram sam sam
Guli guli guli guli ram sam sam

A ra-vi, a ra-vi
Guli guli guli guli ram sam sam
A ra-vi, a ra-vi
Guli guli guli guli ram sam sam


Baby Shark

Baby shark, du..du..du..du..du.., baby shark, du..du..du..du..du..
Mama shark, du..du..du..du..du.., mama shark, du..du..du..du..du..
Papa shark, du..du..du..du..du.., papa shark, du..du..du..du..du..
Grandma shark, du..du..du..du..du.., grandma shark, du..du..du..du..du..
Grandpa shark, du..du..du..du..du.., grandpa shark, du..du..du..du..du..

There are First, Second and Third categories of kids that are learning to sing. They are Lina-Lini, Umi, Intan, Cynthia, Nia, Soni, Adit, Firman, Jingga, Fanny, Riska, Kevin, Fajar, Iqbal, Devi, Guntur, Tria, Juli, Zidan, Idah, Nur, Gio, dan Windy. The fourth category kids learned to play Guitar with Kak Julian. They are Kak Yana, Kak Indri, Bang Ondo, dan Kak Ester.

Thanks a lot for the Kakak Kakak from Atma Jaya

Translated by Pie Ling

Kedatangan Kakak-kakak mahasiswa dari Atma Jaya




Karya Neng

Pada Sabtu, 8 Oktober 2011, kami kedatangan tamu dari kampus Atma Jaya. Mereka adalah Kak Gratje, Kak Ivonne, Kak Julian, dan Kak Monik. Mereka datang mengajari kami beberapa lagu dan gerak tari. Selesai belajar, kami istirahat dan mulai kembali dengan pelajaran menyanyi.

Kak Gratje, Kak Ivonne, dan Kak Monik mengajarkan kami lagu Pake Tumeta, A Ram Sam Sam, dan Baby Shark. Kami senang sekali belajar lagu baru, apalagi dengan gerak tarian yang membuat kami bersemangat untuk menyanyi. Gerakannya ada yang memutar-mutar pergelangan tangan dengan lengan ditekuk, menepuk-nepuk paha dengan kedua tangan kami, lalu meniru mulut ikan hiu dengan kedua tangan kami pada lagu Baby Shark.

Lirik lagunya adalah sebagai berikut :

Pake Tume Ta

pake tume .. tume .. ta .. ta .. pake tume .. tume .. ta 2x
tu tue ... tu tueta ta 2x
iene iene iene ai yah 2x


A Ram Sam Sam

A ram sam sam, a ram sam sam
Guli guli guli guli ram sam sam

A ram sam sam, a ram sam sam
Guli guli guli guli ram sam sam

A ra-vi, a ra-vi
Guli guli guli guli guli ram sam sam

A ra-vi, a ra-vi
Guli guli guli guli guli ram sam sam


Baby Shark

Baby shark, du..du..du..du..du.., baby shark, du..du..du..du..du..
Mama shark, du..du..du..du..du.., mama shark, du..du..du..du..du..
Papa shark, du..du..du..du..du.., papa shark, du..du..du..du..du..
Grandma shark, du..du..du..du..du.., grandma shark, du..du..du..du..du..
Grandpa shark, du..du..du..du..du.., grandpa shark, du..du..du..du..du..


Anak-anak yang belajar menyanyi adalah anak-anak kategori I, II, dan III. Mereka adalah Lina-Lini, Umi, Intan, Cynthia, Nia, Soni, Adit, Firman, Jingga, Fanny, Riska, Kevin, Fajar, Iqbal, Devi, Guntur, Tria, Juli, Zidan, Idah, Nur, Gio, dan Windy. Anak-anak kategori IV belajar bermain gitar bersama Kak Julian. Mereka adalah Kak Yana, Kak Indri, Bang Ondo, dan Kak Ester.

Terimakasih banyak pada Kakak-kakak dari Atma Jaya.

08 Agustus, 2011

WATCHING MOVIE TOGETHER


On Monday, 27 June 2011, we, the children from Cakung Community, were invited by ladies and their children from Harapan Indah estate to watch movie together in Cinema XXI Kelapa Gading Shopping Centre 3, North Jakarta.

1. Grouping

by Intan

We gathered at Learning House on 10.00AM. While waiting for Kak Debby and other seniors to arrive, we played and bought some snacks. We had planned the trip a few days prior by grouping the participants. We were clustered into 4 groups.
The Leaders of Group I was Bang Ondo, Group II was Kak Riska, Group III was Kak Ester and Group IV was Kak Fanny.

Kak Debby, Kak Tuning and Kak Merry came around 11AM. We then stood in lines according to the groups. Kak Debby then rearranged the members of each group and put siblings in the same group so the elders would look after the youngsters.

After rearranging the groups, we were ready to go. I was part of Group IV and went into the second car together with the children in Group III. In this second car, there were Tia, Erna, Fanny, Neng, Anisa, Sergio, Pedro, Ondo, Zaka, Nael, Riska, Husen, Gabri, Icha and myself. We were accompanied by Kak Debby.

2. During the Trip

by Cynthia

I was in the first car together with friends from Group I and II. Amongst us, there were Lina, Lini, Umi, Kevin, Guntur, Devi and Ester. We were chaperoned by Kak Merry. In this car, some of us had lollies and drank water.

Most of us brought drink and snack as Kak Debby reminded us to bring some logistics and a jacket or long sleeves sweater as the cinema may be quite cold.

The first car was leading the second car on the road. It was like a ‘racing’. The driver tried to find a shortcut route. Once we reached Kelapa Gading area, the second car was in front of the first car. Then, the second car entered a wrong street and the first car followed it. All of us then were lost. The second car went to Semper direction instead. We lost Kak Tuning’s car from our sight. Then, Kak Merry called Kak Deby. Then, our car made a U turn.

Not long after that, our car arrived in Kelapa Gading Mall. We all got down at the lobby of Mall 2 and waited for the others to meet us there. Kak Debby and friends then entered the main entrance door and picked us up. We all then went to the main entrance of Mall 3 to meet up with Kak Tuning and other friends.

During the Trip by Erna

We, of Group III and IV, were in the second car. It was Kak Fanny, Kak Riska, Intan, Tia, Anisa, Husen, Sergio, Gabriel, Nael, Pedro, Icha, Neng, Bang Ondo, Jaka, Kak Debby and myself.

When we reached Pintu Air, we were offered some biscuits. Some of us had the biscuits, while some of us did not take it. After the biscuits, we shared the snacks we brought from home.

It was a fun trip, we shared jokes. Until we felt that it was quite warm and sweaty in the car. We were lost and had to make a U turn. The first car which followed us went lost as well.

Surprisingly, we arrived at the Mall earlier than the other car. We were waiting for the other friends who took in the first car and in Kak Tuning’s car.

3. Arrived at the Mall

by Pedro

We had been waiting for quite some time outside the Mall. Then, we decided to go inside and looked for other friends who were in the other cars. When we entered the Mall, Husen and I saw some tourists. We stayed and sit down on the bench for awhile. Then we went outside again hoping to see our friends coming. Finally we met them.

4. Waiting for the movie to start

by Kevin

Before entering the cinema, we were sitting on the long bench. We teased around by trying to secure the bench for us. While sitting, we had our snacks. Some of us had the snacks and some of us enjoyed jokes and laughter.

5. Entering the Cinema

by Kevin

Before entering the cinema, we stood in lines and no one pushing around. I felt the ambience of the cinema as quiet and cold. Kak Debby, Kak Tuning and Kak Merry straight away set us in lines. We were seated in row D and E. The seniors sat at the end of the rows.

We sat and waited for the movie to start. There were several advertisements prior the lights went off. Then, the movie “Serdadu Kumbang” started.

Entering the Cinema by Mayang

We bought the tickets and went to Cinema 6. We sat and the movie stated. Its title was Serdadu Kumbang.

WATCHING MOVIE TOGETHER



On Monday, 27 June 2011, we, the children from Cakung Community, were invited by ladies and their children from Harapan Indah estate to watch movie together in Cinema XXI Kelapa Gading Shopping Centre 3, North Jakarta.

6. The movie starts

by Kevin

The movie was so fun and exciting. I watched it while having some snacks too. Bang Zaka had his buns and I asked for some from him. After that, I opened my snack box and started having it. Neng who sat close to me asked for some of my snack and I shared it with her. After my snack was finished, Neng opened hers and shared it with me. When the movie already started for quite some time, Husen was busy looking for his milk. He forgot where he put the milk carton. Neng and I helped him to find it in the dark. Finally, we found it.

The movie starts….. by Annisa

I was sitting in row D in the cinema. The cinema is so huge. There were Intan, Mayang and Kak Ester in row D seats as well. When the movie started, all the lights were off and the airconditioner was in full power. The movie was so exciting. However, I noticed some friends went to sleep, they were Kevin and Sergio. There were some who felt bored and joked around with others. I felt a bit sleepy and cold for awhile too.

Kevin was accidently took someone’s else pop corn. It was quite an embarrassing moment. “Oh gosh Kevin, are you so hungry? “ I was hungry too as I only had light snack before leaving the Learning House. In the middle of the movie, I had to ask for permission as I need to go to the bathroom.

The movie starts….. by Ester

We went upstairs to Cinema XXI. We sat down in the lobby waiting for the movie which would start on 1:50PM. Then we went inside the cinema. I sat at the end of the row. Next to me was Anisa and then Intan, Mayang, Devi, Guntur, Tia and Ondo.

7. The Story is…..

by Ester

The movie ‘Serdadu Kumbang’ is about a little boy named Ame. He lives together with his mom and sister. His dad works in Malaysia and Ame really missed and wants to meet his dad. He tried different ways to be able to get in touch with his dad. At school, he is very good and discipline to himself. However, it was always his sister who becomes the star of the class. Ame has a horse, named Smodeng. At the end of the story, Ame’s sister passed away, she fell from the tree of dreams after being announced as not pass the Junior High School.

The story is…. By Mayang

It was about a boy who dreams to be a journalist. His name is Ame. Ame has a friend named Umbe. And Ame has a horse, Smodeng. One of his teachers – the fierce one – is Alim. He used to punish students who were absent no matter what the reasons are. The other teacher was Ms. Halimah who once asked Ame, what he would like to be in future. Ame answered, he did not know. On the way home, Ame has disappointed some of his friend as he does not know his aspirations in life. All of Ame’s friends hung their wishes in bottles and hang it to the tree of dreams. One day, Ame’s mom called her. There was a letter from her dad. ….

Ame’s sister rode the horse and she died in the dreams tree.

8. After the movie…

by Neng

After watching the movie, we all went out through the exit door next to the big screen. We went out quietly and straight away asked the Seniors if we could go to the toilet.

My friends and myself were accompanied by Kak Ester while the other friends went to the boys toilet with Bang Ondo.

We then took photos together with friends in Harapan Indah Estate. I saw Jingga tried to grab candies from her bag however, she dropped them. As we could not having it anymore, we throw them to the garbage bin. After that, we took more photos with the Serdadu Kumbang’s picture as the background. After the photo sessions, we went to a restaurant for early dinner. We were all very happy.

9. While we’re in the resataurant. The games and food.

By Fanny

After watching the movie, we were invited to have early dinner at Bakmi Gajah Mada. We had a quiz and it was so fun. The quiz was about naming the characters in the movie. We shared jokes, sang songs, did some fashion show, sticking the drink straw on hair and more. The winners of the quiz and games would get stationery case which has pens, pencils, ruler, sharpener and eraser. After the quiz and games, we had the meals. It was noodle. Then, we got some ballons except me as I was scared of ballons and am not that little anymore. Then, we went home.

By Pedro

After the movie, we went to a restaurant, and had some games before the meals. We sang, playing quiz and games. We put drink straws to friend’s hair. The one who put the straws the most would be the winner. The prize was a stationery case with many types of stationery in it. After the game, the highly expected meals came. However, we had to wash our hands first. Then, we had the noodle. After that, we went home.

After the movie….. by Riska

After the show, we went to a restaurant. Once we arrived at Bakmi GM restaurant, we played games.

The games was about retelling the story of the movie, such as what was the name of the disabled kid? Then, Cynthia answered, “It was Ame, Sist.” Then, we asked Cynthia to sing. She sang Twinkle Twinkle Little star. After that, we had another quiz. The question was who was the name of Ame’s teacher who liked to punish students? Riska answered, “ Pak Halim, Sist”. Then Seniors asked her to sing “Dua Mata Saya” (My Two Eyes). Then Riska sang the song. After that, we had several other games. The leader of the games session was Kak Mira.

The games introduced by Kak Mira involving 3 boys and 3 girls. They are Kevin, Sergio, Pedro on the boys side and Erna, Anisa and Jingga in the girls side.
The game was that the boys should put as much drink straws into the girls’ hair. The winners were Kevin and Erna. As the participants were so brave to come out in front of many people, they all got some presents. And, there were some more games.
After the games, we stood in lines and sang “Naik Kereta Api” (Taking Train) while distributing some foods. After we had our meals, we were lined up again to get ballons. Then, we took photos and went home together.

10. Exiting the Mall and Going Home ….

By Cynthia

On the trip back home, we held in a traffic jam. In the car, we sang songs and we saw some people passing by us and made fun of us.

After several hours in the traffic jam, we finally reached home around 8pm.

Translated by Anita Linggar & friends

NONTON BIOSKOP BERSAMA


Pada Senin, 27 Juni 2011, kami, anak-anak Cakung diundang oleh para ibu dan anak-anak dari kompleks perumahan Harapan Indah untuk menonton bersama di bioskop XXI Kelapa Gading Mal 3, Jakarta Utara.

6. Film berlangsung

Karya Kevin

Filmnya berlangsung seru. Saya nonton sambil makan. Bang Zaka makan roti, saya minta rotinya. Setelah itu, saya buka bekal dalam tasku dan mulai makan. Neng yang duduk di dekatku minta snack yang saya bawa dan saya bagi. Setelah snack ku habis, Neng buka bekal dalam tasnya dan membagiku. Tak lama menonton, Husen sibuk mencari-cari susu kotak, bekalnya. Ia lupa menaruh susunya. Neng dan saya bantu mencarikan karena ruangan gelap. Akhirnya susu kotaknya ketemu juga.

Karya Annisa

Saat film berlangsung, saya berada di deretan kursi D. Bioskopnya sangat besar. Teman-teman yang duduk bersama saya di deret D, diantaranya Intan, Mayang, dan Kak Ester. Saat film dimulai, lampu bioskop dimatikan dan AC dibesarkan. Filmnya seru sekali. Walau demikian, saya melihat ada teman yang tertidur, Kevin & Sergio namanya. Ada juga yang sudah bosan dan asyik bercanda dengan teman lain. Saya sempat mengantuk dan merasa kedinginan.

Kevin sembarangan makan pop corn orang lain. ‘Aduh… Kevin, malu-maluin. Laper kali, ya?’ Saya juga lapar, apalagi saya hanya makan snack saja sebelum berangkat. Pada pertengahan film, saya sempat keluar bioskop, buang air kecil.

Karya Ester

Kami naik hingga lantai atas di bioskop XXI. Kami duduk menunggu karena film dimulai pukul 13.50. setelah duduk menunggu, kami masuk dalam ruang nonton. Saya duduk di pinggir, di samping saya ada Anisa, Intan, Mayang, Devi, Guntur, Tia, dan Ondo.

7. Isi Cerita dalam Film

Karya Ester

Film ‘Serdadu Kumbang’ bercerita tentang seorang anak yang bernama Ame. Ia tinggal bersama Ibu dan Kakaknya. Ayahnya bekerja di Malaysia. Ame ingin sekali bertemu dengan ayahnya. Berbagai cara dia lakukan untuk bisa mendapat kabar tentang ayahnya. Di sekolah, Ame selalu disiplin sedangkan Kakaknya selalu menjadi juara kelas. Ame mempunyai kuda, namanya Smodeng. Akhir cerita, kakak Ame meninggal dunia, jatuh dari pohon cita-cita setelah mendapat pengumuman tidak lulus SMP.

Karya Mayang

Ceritanya ada seorang anak yang mempunyai cita-cita menjadi wartawan, yang bernama Ame. Ame mempunyai teman bernama Umbe. Ame mempunyai kuda yang bernama Smodeng. Guru sekolah Ame yang galak bernama Alim. SEtiap ada yang tidak masuk pasti dihukum. Di sekolah, bu guru Halimah menanyai kepada Ame, apa cita-citamu. Kata Ame, tidak tahu. SEtlah pulang sekolah, Ame dikecewakan teman-temannya karena tidak mempunyai cita-cita. Semua teman Ame menggantungkan tulisan cita-citanya dalam botol diberi tali, di pohon cita-cita. Suatu hari, Ibu Ame memanggil Ame. Ada surat dari ayahnya. Kakak ame menaiki kuda dan akhirnya meninggal di pohon cita-cita.

8. Selesai nonton film, menuju restoran

Karya Neng

Selesai nonton film, kami semua keluar lewat pintu keluar, yang ada di samping layar film. Kami keluar tanpa berisik dan langsung minta Kakak-kakak untuk ke toilet.
Saya dan teman-teman ditemani Kak Ester, sementara anak-anak yang ke toilet cowok ditemani Bang Ondo.

Keluar dari toilet, kami diajak berfoto bersama anak-anak dari kompleks perumahan Harapan Indah. Saya melihat Jingga yang mau ambil permen dalam tasnya, ternyata jatuh satu persatu. Karena sudah tidak bisa dimakan, akhirnya kami hanya bisa ambil dan buang ke tempat sampah. Setelah itu, kami berfoto dengan latar belakang gambar dalam film ‘Serdadu Kumbang’. Selesai berfoto, kami diajak menuju restoran, untuk makan sore. Kami senang sekali.

9. Acara di restoran, games dan makan

Karya Fanny

Setelah selesai menonton bioskop, kami diajak ke restaurant yang bernama bakmi GM. Disana kami diajak untuk bermain kuis, kusinya sangat seru, ada kuis menebak nama tokoh film tadi, bernyanyi, fashion show, menempelkan sedotan ke rambut, dan masih banyak lagi. Pemenang dari kuis itu mendapatkan hadiah tempat pensil dan didalamnya ada pulpen, pensil, penggaris, rautan, dan penghapus. SElesai melakukan kuis, kami makan bersama, makanannya adalah bakmi. Setelah selsasi makan, kami diberi balon karena saya sudah besar dan takut balon, saya tidak diberi balon, dan akhirnya kami pulang.

Karya Pedro

Selesai menonton, kami pergi ke restoran, mengadakan acara sebelum makan. Kami menyanyi, tebak-tebakan dan ada permainan memasukkan sedotan ke rambut teman. Yang terbanyak memasukkan sedotan mendapatkan hadiah tempat pensil beserta isinya. Selesai main, acara yangkami tunggu-tunggu pun tiba, apalagi kalau bukan makan. Sebelum makan, kami cuci tangan dulu. Setelah itu kami makan bakmi. SEhabis makan, kami pulang.

Karya Riska

Selesai nonton, kami menuju restoran. Sesudah kami sampai di restoran bakmi GM, kami langsung bermain games.
Gamesnya adalah isi cerita waktu di bioskop, ada pertanyaan, Siapa nama anak yang cacat atau sumbing? Lalu Cynthia jawab, “Ame, Kak”. Lalu Cynthia disuruh menyanyi, dan Cynthia menyanyi lagu ‘Twinkle Twinkle Little Star’. Setelah Cynthia menyanyi, ada games lagi, yaitu ‘Siapa nama guru Ame yang jahat? Riska menjawab, “Pak Halim, Kak”. Lalu Riska disuruh sama Kakak menyanyi. Lagunya adalah Dua Mata Saya. Lalu Riska menyanyi. Setelah Riska menyanyi, masih ada lagi games berikutnya, yang dibawakan pembawa acaranya, yaitu namanya Kak Mira.

Games yang dibawakan Kak Mira, yaitu Kak Mira membawa 3 anak laki-laki dan 3 anak perempuan. Nama keenam anak itu adalah Kevin, Sergio, Pedro, sedangkan anak perempuannya : Erna, Anisa, dan Jingga.

Permainannya seperti ini, anak laki-laki harus menaruh sedotan dirambut anak perempuan. Pemenangnya adalah Kevin dan Erna. Karena semua anak berani bermain di depan kita semua, maka semua anak dapat hadiah. Masih ada lagi banyak games.

Setelah bermain games, kami berbaris menyanyikan lagu Naik Kereta Api sambil dibagi makanan. Setelah kami makan bersama, kami berbaris untuk dibagikan balon. Selesai pembagian balon, kami berfoto-foto, dan lalu kami semua pulang bersama-sama.

10. Pulang, Keluar dari Mal, Pulang Rumah

Karya Cynthia

Dalam perjalanan, kami terkena macet. Dalam mobil, kami menyanyi, beberapa orang yang melintasi kami, mengejek kami.

Setelah beberapa jam macet, akhirnya kami tiba di rumah sekitar pukul 8 malam.

NONTON BIOSKOP BERSAMA




Pada Senin, 27 Juni 2011, kami, anak-anak Cakung diundang oleh para ibu dan anak-anak dari kompleks perumahan Harapan Indah untuk menonton bersama di bioskop XXI Kelapa Gading Mal 3, Jakarta Utara.

1. Pembagian kelompok. Sebelum berangkat

Karya Intan

Pada pagi hari, sekitar pukul 10.00 WIB, kami berkumpul di rumah belajar. Sambil menunggu Kak Debby dan kakak-kakak pendamping lain dating, kami bermain-main dan jajan. Beberapa hari sebelumnya, kami sudah dibagi dalam kelompok. Kami dibagi dalam empat kelompok.

Kelompok I dipimpin Bang Ondo, kelompok II dipimpin Kak Riska, kelompok III dipimpin Kak Ester, dan kelompok IV dipimpin Kak Fanny.

Kak Debby, Kak Tuning, dan Kak Merry dating pada pukul 11.00 WIB. Kami langsung buat barisan dalam kelompok. Saat itu, Kak Debby memindahkan beberapa anak dari kelompok yang satu ke kelompok lain, terutama anak-anak yang memiliki hubungan adik-kakak, supaya kakak juga turut menjaga adiknya.

Setelah selesai perubahan anggota kelompok, kami siap berangkat. Saya masuk kelompok IV, naik mobil ke II bersama anak-anak kelompok III. Dalam mobil kedua, selain saya, ada Tia, Erna, Fanny, Neng, Anisa, Sergio, Pedro, Ondo, Zaka, Nael, Riska, Husen, Gabri, dan Icha. Kami ditemani Kak Debby.

2. Saat dalam perjalanan dan kendaraan

Karya Cynthia

Saya berada dalam mobil pertama bersama teman-teman kelompok I dan II. Diantaranya ada Lina, Lini, Umi, Kevin, Guntur, Devi, Ester. Kami ditemani Kak Merry. Di dalam mobil ada yang makan permen dan minum air putih.

Sebagian besar dari kami bawa minum dan snack, karena Kak Debby berpesan untuk sedia minum, snack dan tidak lupa bawa jaket atau baju hangat lengan panjang, agar tidak kedinginan.

Mobil pertama ada di depan, sedangkan mobil kedua di belakang kami. Kedua mobil ini berjalan seperti sedang ‘balapan’. Supirnya memilih jalan pintas. Sudah masuk areal Kelapa Gading, mobil kedua berada di depan mobil pertama. Mobil kedua salah jalan, mobil pertama mengikuti, akhirnya kami ‘nyasar’. Mobil kedua malah menuju arah Semper. Mobil Kak Tuning tidak kelihatan. Kak Merry akhirnya menelepon Kak Debby. Mobil kami akhirnya balik lagi ke arah semula.

Tak lama kemudian, mobil kami tiba di mal Kelapa Gading. Kami semua turun di lobby mal 2, dan duduk menunggu. Tidak lama kemudian, Kak Debby dan teman-teman keluar dari pintu mal menjemput kami. Lalu kami bersama-sama masuk mal dan menuju pintu masuk mal 3 untuk menunggu Kak Tuning dan teman-teman yang lain.

Karya Erna

Kelompok III dan IV berada di dalam mobil kedua. Saya di dalam mobil kedua bersama Kak Fanny, Kak Riska, Intan, Tia, Anisa, Husen, Sergio, Gabriel, Nael, Pedro, Icha, Neng, Bang Ondo, Jaka, dan Kak Debby. Sampai di Pintu Air, kami dibagikan biskuit. Kami makan biskuit bersama. Ada yang mau dan ada yang tidak mau. Setelah makan kue, kami buka dan makan snack yang kami bawa sendiri dari rumah.

Kami asyik bercanda ria di dalam mobil. Suasana dalam mobil sangat panas dan ‘gerah’. Kami sempat ‘nyasar’ dan balik lagi. Mobil pertama mengikuti kami sehingga ikut nyasar juga.

Akhirnya kami tiba lebih dulu di mal. Kami menunggu teman-teman dalam mobil pertama dan mobil kak Tuning.

3. Tiba di Mal

Karya Pedro

Karena lama menunggu di luar, kami masuk ke dalam mal, mencari teman-teman di mobil yang lain. Waktu masuk, saya dan Husen melihat turis. Kami beristirahat sebentar dan keluar mal lagi untuk menunggu dan akhirnya teman-teman yang lain datang juga.

4. Menunggu sebelum mulai putar film

Karya Kevin

Sebelum masuk bioskop, kami menunggu sebentar sambil duduk di bangku panjang yang tersedia. Kami rebutan mencari tempat duduk. Setelah duduk, kami buka bekal kami masing-masing. Ada yang makan snack dan ada juga yang bercanda dan bermain-main bersama teman-teman.

5. Masuk ke dalam Bioskop

Karya Kevin

Sebelum masuk bioskop, kami berbaris. Tidak ada yang saling mendorong. Di dalam bioskop, suasana masih sangat sepi dan dingin. Kak Debby, Kak Tuning, dan Kak Merry langsung mengatur barisan. Kami dapat bagian tempat duduk di deretan D dan E. Kami duduk dalam satu deret. Di setiap bangku ujung deretan dekat sisi jalan, diduduki oleh Kakak-kakak pendamping.

Setelah kami semua duduk, kami masih menunggu film diputar. Ada beberapa iklan diputar dan tak lama kemudian lampu dimatikan. Lalu muncul film ‘Serdadu Kumbang’.

Karya Mayang

Kami membeli tiket dan masuk ke pintu 6. Kami duduk dan film dimulai, yang berjudul Serdadu Kumbang.

02 April, 2011

Ms Mona’s farewell


By Febry & Riska

On Saturday, 19th February 2011, there was a big occasion for the children of Cakung community. Ms Mona went to her hometown for good. After finishing her school, Ms Mona wanted to spend her future life where her parents live which is Balikpapan.

Ms Debby asked, “Of which province is Balikpapan the capital of?” Yana answered, “East Kalimantan”. Yana was right so he got the chance to be the first person to receive the meal served by Ms Mona.

Ms Mona said that in five years’ time, when she came back here, she wanted to see the Cakung children graduated from their schools, also Yana graduated from SMK (vocational high school). If Yana did not graduate, the children & mothers who were watching shouted “Make her bald, Ms!”

When Ms Mona served the food, she made clear again that all the children must graduate from their schools.

After that, Ms Mona helped by other facilitators distributed the meal. We ate eagerly. The menu was varied there were fried chickens with rending spices and kimlo soup. After meal, we said good bye to Ms Mona and went home.

Translated by Ivana Indra


Perpisahan dengan Kak Mona



Karya Febry & Riska

Pada Sabtu, 19 Februari 2011, ada peristiwa besar yang dihadapi anak-anak Komunitas Anak Cakung. Kak Mona pergi meninggalkan kami semua. Setelah lulus sekolah, Kak Mona ingin melanjutkan masa depannya di tempat orang tuanya berada, yaitu di Balikpapan.

Kak Debby bertanya, siapa yang tahu Balikpapan adalah ibukota dari propinsi apa? Yana menjawab, ‘Kalimantan Timur’. Karena Yana menjawab dengan benar, maka ia mendapat kesempatan untuk menerima makanan yang dituang oleh Kak Mona lebih dulu.

Kak Mona berpesan, lima tahun kemudian, bila Kak Mona kembali kesini, Kak Mona ingin melihat anak-anak Cakung lulus sekolah, juga Yana lulus dari SMK. Kalau Yana tidak lulus, para ibu yang turut menyaksikan langsung menyahut, ‘Dibotakin aja, Kak!’

Saat makanan diberikan, Kak Mona menegaskan kembali janjinya, bahwa semua anak mesti lulus sekolah.

Setelah itu, kami dibagikan makanan oleh Kak Mona dibantu Kakak-kakak pendamping. Kami makan dengan lahap. Lauknya beragam, ada ayam goring rending dan sup kimlo. Selesai makan, kami masing-masing bersalam perpisahan dengan Kak Mona dan pulang.

05 Februari, 2011

Evaluation of 2010 Programmes




By Anah

On Saturday 18th December 2010, my friends, the mentors and I had an evaluation programme for 2010 activities at JRK base. We left Cakung at 8:30 am. We rode in a minibus no 21 that we had booked a few days before.

The journey was short. After a few minutes we arrived at the destination. We rested for a while drinking hot tea and ate lontong (steamed rice rolls) as a breakfast provided by Ms Uju.

We soon started the evaluation. Ms Rikah arrived a bit later and gave each of us a piece of paper. We were discussing in a small groups. Each group was supervised by a mentor. The mentors were Ms Debby, Ms Uju, Ms Uwie, Ms Qori’ah, Ms Ari and Ms Rikah.

We were busy writing the evaluation results of different activities in the format that had been prepared. Afterwards we gave a presentation in the group till lunch time. We had lunch while still continuing the evaluation. After that, we took a break, playing games prepared by Ms Qori’ah.

Before outlining the 2011 Programme, Ms Debby announced the Mentor organization structure for the 2011 Programme. I was appointed as one of the responsible persons of Child Nutrition Development Programme alongside Mala and Ondo. Then we had to establish the detail of our programme.

We had to continue our tasks in Proklamasi Garden because the person in charge to guard the house/base had a class to attend to. It was getting late and we had not finished yet. After a while we finally got them done so we went home.

We went home using the same rented vehicle. The journey was quite a long one and we were knackered when we arrived home.

Translated by Ivana Indra

Evaluasi Program Kegiatan 2010



Karya Anah

Pada Sabtu, 18 Desember 2010, saya dan teman-teman beserta kakak-kakak pendamping mengadakan evaluasi program kegiatan 2010 di sekretariat JRK. Saya dan teman-teman berangkat dari Cakung sejak pukul 08.30. Kami berangkat naik angkutan umum 21 yang sudah disewa sejak beberapa hari yang lalu.

Perjalanan kesana tidak terlalu lama. Setelah beberapa menit, kami tiba di tempat tujuan. Kami istirahat sejenak sambil minum the hangat dan sarapan lontong yang telah disediakan oleh Kak Uju.

Selesai istirahat, saya dan teman-teman juga kakak-kakak pendamping mulai evaluasi. Kak Rikah datang kemudian dan langsung membagikan kami selembar kertas. Kami mulai diskusi dalam beberapa kelompok. Tiap kelompok didampingi oleh kakak-kakak pendamping. Mereka adalah Kak Debby, Kak Uju, Kak Uwie, Kak Qori’ah, Kak Ari, dan Kak Rikah. Kami mengevaluasi program kegiatan 2010.

Kami sibuk menulis hasil evaluasi program kegiatan kami masing-masing dengan format yang sudah disiapkan. Setelah itu, dalam tim kami mempresentasikannya hingga tiba waktu makan siang. Kami makan sambil melanjutkan evaluasi. Selesai evaluasi, kami istirahat sejenak dengan beberapa permainan yang disiapkan oleh Kak Qori’ah.

Sebelum mulai menyusun program kegiatan 2011, Kak Debby mengumumkan struktur organisasi pengurus program kegiatan 2011. Saya menjadi penanggung jawab program peningkatan gizi anak bersama Mala dan Ondo. Setelah itu, kami mulai menyusun program kegiatan kami masing-masing.

Karena penjaga rumah akan berangkat kuliah, kami terpaksa melanjutkan kegiatan penyusunan program di Taman Proklamasi. Malam pun tiba, kami belum selesai juga. Setelah beberapa lama, kami pun selesai dan beres-beres untuk segera bergegas pulang.

Kami pulang naik mobil sewa yang menjemput kami. Perjalanan panjang dan melelahkan menyertai kami sampai di rumah.

23 Desember, 2010

Study Evaluation at Learning House

By Eneng

On Saturday, 30th October 2010 we had study evaluation. The participants were Intan, Erna, Cynthia, Dirno, Lina-Lini, Harris, Adit, Dino, Fanny, Kevin, Pedro, Susi, Zidan, Firman and Pipit.

My friends and I participated in the Math, Indonesian Language and English evaluation sessions. After evaluation, we took a break and we had some snacks from a deli.

After taking a break, we had healthy lunch, cap cay (a vegetable stir fry).

Translated by Anita Linggar

EVALUASI BELAJAR DI RUMAH BELAJAR

Karya Eneng

Pada Sabtu, 30 Oktober 2010, kami mengikuti evaluasi belajar. Peserta evaluasi diantaranya adalah Intan, Erna, Cynthia, Dirno, Lina-Lini, Harris, Adit, Dino, Fanny, Kevin, Pedro, Susi, Zidan, Firman, dan Pipit.

Saya dan teman-teman mengikuti evaluasi pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris. Selesai evaluasi, kami istirahat. Saya jajan di warung.

Setelah istirahat, kami makan menu sehat, yaitu capcay.

Swimming in Waterland

By Pedro

On Sunday, 17 October 2010, we went to Waterland for swimming. We left our place around 10am and went there by car.

We were so happy arriving in Waterland. After paying the admission tickets, we straight away changed our clothes and jumped to the swimming pool.

I took water sliding together with Kevin and Harris. When we touched the water, Harris pushed me down to the water. I told Kak Qo’riah about it and she scolded Harris.

We still friends after all and played together again. I was so active playing and did not notice there was a hole on the floor. I fell off and bleeding.

Then, time for lunch, we all gathered to have lunch together. Kak Qo’riah was looking for some medication for my wound.

Late afternoon, we went home satisfied and happily.

Translated by Anita Linggar

BERENANG DI WATERLAND

Karya Pedro

Pada Minggu, 17 Oktober 2010 kami berenang di Waterland. Kami berangkat sekitar pukul 10 naik mobil.

Tiba di tempat renang, kami semua sangat senang. Setelah bayar tiket masuk, kami langsung ganti baju dan berenang.

Saya naik perosotan bersama Kevin dan Harris. Saat turun ke kolam, saya di’lelepin’ oleh Harris. Saya memberitahukan pada Kak Qori’ah. Kak Qori’ah langsung mengomeli Harris.

Setelah itu kami berbaik kembali dan bermain bersama lagi. Saat bermain, saya tidak melihat ada lubang di lantai, saya terjatuh dan terluka.

Siang hari, kami dipanggil untuk makan siang bersama. Setelah itu, Kak Qori’ah mencari pengobatan untuk saya.

Sore hari kami pulang dengan hati gembira dan puas bermain.

Study Evaluation

By Cynthia

On Saturday, 30 October 2010, my friends and I had a study evaluation in Learning House. Before the evaluation, we studied at home hoping that we would get good marks.

Once the seniors arrived at the Learning House, they distributed the test papers. We were ready to do the exam. I did not cheat but some friends did cheat.

Some friends finished the test earlier, Erna and I finished the last. After the evaluation, we took a break.

We then gathered again to learn the result of the evaluation. The best mark for Category I was scored by Zidan, in Category II was Dino, in Category III was me and in Category IV, it was Yana.

After the result announcement, our seniors gave some advices for each category to motivate us to study harder. Then, we enjoyed healthy menu, capcay (a vegetable stir fry dish). We brought our bowls of rice from home to have the capcay for lunch.

We enjoyed capcay on rice together on the long table. After lunch, we went home.

EVALUASI BELAJAR

Karya Cynthia

Pada Sabtu, 30 Oktober 2010, saya dan teman-teman mengikuti evaluasi belajar di rumah belajar. Sebelum evaluasi, kami belajar lebih dulu di rumah, agar kami mendapat nilai bagus.

Ketika kakak-kakak datang, kami dibagikan soal. Setelah itu, kami siap mengerjakan soal. Saya tidak mencontek namun beberapa teman melakukannya.

Teman-teman selesai mengerjakan lebih dulu, saya dan Erna terakhir. Selesai evaluasi belajar, kami istirahat.

Setelah istirahat, kami berkumpul kembali, mendengarkan pengumuman. Kami diberitahu nilai akhir evaluasi. Nilai terbaik pada kategori I adalah Zidan, pada kategori II adalah Dino, pada kategori III adalah saya, sedangkan pada kategori IV adalah Yana.

Selesai pengumuman, kami diberi nasihat oleh kakak-kakak masing-masing kategori agar belajar lebih giat. Setelah itu, kami menikmati menu sehat yaitu capcay. Kami bawa mangkok berisi nasi dari rumah untuk dibagikan capcay.

Kami menikmati nasi capcay bersama-sama dengan teman-teman beralaskan meja panjang. Selesai makan, kami pulang.

Experiencing Waterland


By Erna

On Sunday, 17 October 2010, we went swimming together in Waterland. I love swimming with friends. There was something disturbed me and friends when Eneng and I were pushed down to the water by Kevin. Eneng cried.

Eneng taught me how to swim until I can swim. After the noon prayer time, all the children were asked to get out from the pool for lunch together. We had bread distributed by Kak I’ah.

After lunch, we swam again. I played sliding and swim under the water fountain. We swam in all the pools.

We felt tired after a while. Then we took shower and ready to go back home. We went home by car. When we were on the road, the rain was pouring heavily.

Translated by Anita Linggar

Pengalaman waktu ke Waterland

Karya Erna

Pada Minggu, 17 Oktober 2010, kami pergi berenang bersama ke Waterland. Saya senang berenang bersama teman-teman. Hal yang mengganggu saya dan teman-teman adalah ketika saya dan Eneng di’lelepin’ oleh Kevin. Eneng menangis.

Saya diajar berenang oleh Eneng, akhirnya saya bisa berenang. Setelah zuhur, semua anak diminta naik ke atas kolam untuk makan siang bersama. Kami makan roti yang dibagikan oleh Kak I’ah.

Selesai makan siang, kami berenang lagi. Saya berseluncur di kolam, kemudian berenang di kolam air mancur, kami pindah mencoba semua kolam yang ada disana.

Setelah lelah berenang, kami mandi dan bersiap-siap pulang. Kami pulang naik mobil. Saat pulang, hujan turun dengan deras.