Cari Blog Ini

08 Oktober, 2009

Lebaran Bersama Teman-Teman



Karya Jemima

Pada Minggu, 20 September 2009, saya dan teman-teman merayakan hari Lebaran. Kami; saya, Yulia, Indri, Ester, Kartini, dan Ana bersama Kak Debby, Kak Lucy, Kak Welly, dan Kak Vera merayakannya dengan bersilaturahmi bersama warga sekitar.

Pertama-tama, kami pergi ke rumah Susi dan Anton, ternyata mereka pulang kampong. Kemudian kami pergi ke rumah Mayang, dan ternyata mereka sedang tidur, tapi tak lama kemudian, Desi bangun dan kami pun bersalam-salaman bersamanya dan Ibunya.

Setelah itu kami ke rumah Kartini dan bersilaturahmi dengan Kartini beserta keluarga. Kami masuk ke rumah Kartini dan mencicipi kue lebaran. Lalu kami melanjutkan perjalanan ke rumah Tia, bersilaturahmi dengan Tia, Kiki dan Ibunya. Kami diberikan kue lebaran buatan Mama Tia, yaitu rengginang. Ternyata kue buatan Mama Tia enak, sampai habis kami makan kuenya.

Kemudian kami pergi ke rumah Ari, dan bersilaturahmi dengan Ibunya, Ari, juga Satria. Lalu datanglah Yuliyana, Jaka, Eneng, dan Adit. Mereka baru pulang dari rumah saudaranya. Kami pun bersilaturahmi ke rumah Yuliyana. Disana kami menikmati kue yang diberikan Mama Yana, seperti pudding dan ketupat. Kue dan makanan buatan Mama Yana enak karena itu kami semua ketagihan untuk minta tambah. Banyak sekali makanan yang diberikan Mama Yana, hingga kami kekenyangan.

Kemudian kami pergi berkunjung ke rumah Intan, Cynthia, Umi, Lina-Lini, dan Nenek, lalu bersilaturahmi dengan seisi rumah. Kami disajikan berbagai jenis kue. Kami mencicipi es buah dan pudding. Banyak di antara kami yang sudah kenyang tapi kami tetap mencicipinya dan terakhir kami pergi ke rumah Mala, bersilaturahmi dengan keluarganya. Disana kami makan ketupat sayur dengan ikan goreng yang disediakan Mama Mala.

Sore hari kami pulang dengan perut yang kenyang dan hati gembira. Waktu saat itu sudah menunjukkan pukul 16.10 WIB.

Celebrating Winning Day Yuliyana’s story



On Sunday, Sept 20th 2009, our family celebrated Idul Fitri. A day before the celebration, we were very busy cleaning up the house, cooking the rice cake and chickens, and also we bought some sandals. Once everything got done, we took a rest for a while. Once we got back our energy, we continued cutting the jellys and took a bath.

Ana, Mala, Kartini and I then went to mosque for sholat (pray) for Idul Fitri and went home around 7.30 am. I changed clothes and had breakfast. Then I went to see my parents, friends, and neighbours to ask for their forgiveness. We also went to Tanjung Priok to visit my other relatives for silatuhrami and finished around 13.30 pm.

By the time we arrived home, there were some of my seniors already waiting for us. They are Debby, Lucy, Vera and Welly. Together we visited some houses located at Cakung Sawah, and the last house was Mala's. We had lunch at her place and her vegetable curry with rice cake was really delicious.

Once we're done, we sent home my seniors.

Merayakan Hari Kemenangan



Karya Yuliyana

Pada Minggu, 20 September 2009, saya & keluarga saya merayakan hari kemenangan. Satu hari sebelum hari kemenangan, keluarga saya sangat sibuk membersihkan rumah, masak ketupat, masak ayam, dan belanja sandal Lebaran.

Selesai memasak, merapikan rumah, dan belanja, kami sekeluarga tidur sejenak. Setelah itu, saya bangun tidur untuk memotong agar-agar dan mandi. Selesai mandi, saya & adik saya pergi untuk melaksanakan sholat Idul Fitri. Saya berangkat ke mesjid bersama Ana, Mala, dan Kartini.

Selesai shalat Idul Fitri, saya pulang ke rumah. Saya tiba di rumah pukul 07.30 WIB. Sesampai di rumah, saya mengganti pakaian Lebaran dan makan ketupat. Selesai makan, saya meminta maaf kepada Kakek, Nenek, Ibu, Bapak, Bibi, Paman, & teman-teman.

Selesai minta maaf pada keluarga, saya & saudara saya pergi keliling dari rumah ke rumah untuk bersilaturahmi. Selesai keliling, saya & keluarga pergi bersilaturahmi ke rumah saudara yang berada di Tanjung Priok.

Selesai bersilaturahmi, saya pulang ke rumah. Kami tiba pukul 13.30 WIB.
Setiba kami di rumah, ternyata di rumah saya sudah ada tamu. Tamu tersebut datang dengan tiga orang temannya, yaitu Kak Debby, Kak Lucy, Kak Vera, & Kak Welly. Mereka semua adalah kakak-kakak pendamping belajar.

Kami semua berkeliling mengunjungi rumah yang terletak di Cakung sawah. Rumah yang terakhir kami kunjungi adalah rumah Mala. Kami makan ketupat sayur di rumah Mala.
Selesai makan ketupat, kami mengantar Kak Debby & kawan-kawan pulang. Selesai mengantar Kak Debby, kami pulang ke rumah masing-masing.

Idul Fitri Experience 2009 Anah's story



On Sunday 20.09.09, my family and I woke up in the morning to prepare food. I helped my mum cooking rice and eggs. I took my sister and brother for a shower. After shower I put on clothes and also put clothes on to my sister.

After that I prayed with my friends at the mosque. They are Mbak Yana, Kak Mala, and Kartini. After the prayer, I went home and wished my parents and my sister a happy Idul Fitri.

After I wished them, I went to wish my neighbours, first I went to Mbak Yana, grandma and then Mbak Indri, Zidan, Kartini, Mbak Pupu, and Cynthia. After that I went home and took a nap with my sister.

Then I went to the learning house to see Kak Debby, Kak Lusi, Kak Welly, and Kak Vera. My friends and I gathered in the learning house to decide whose house that we should first visit to. And so we went to Susi, Dirno, Mayang, Kartini, Tia, Mbak Yana, Grandma, and the last one was Kak Mala.

When we first went to Susi's house, apparently Susi was not there, so we went to Dirno's house, but surprisingly he wasn't there either. We only stayed for a while at Mayang's house. We stayed for quite some time at Kartini's house. Then we also went to Tia's house, then to Mbak Yana's house and Grandma's house, and lastly we went to Kak Mala's house.

We all took Kak Debby, Kak Lusy, Kak Welly, and Kak Vera home. Then we went home to our own house.

Pengalaman Lebaran 2009




Karya Anah

Pada Minggu, 20 September 2009, saya dan keluarga bangun pagi untuk menyiapkan makanan. Saya membantu ibu saya memasak nasi dan telur. Saya mengajak adik saya mandi. Selesai mandi, saya memakai baju dan membantu memakai baju adik.

Setelah itu saya shalat Idul Fitri berjamaah bersama teman-teman saya yaitu Mbak Yana, Kak Mala, dan Kartini. Selesai shalat Idul Fitri berjamaah, saya pulang ke rumah dan bersalaman kepada kedua orang tua dan adik saya.

Selesai bersalaman kepada kedua orang tua saya, saya bersalaman pada tetangga saya. Pertama saya bersalaman ke rumah Mbak Yana, nenek, lalu pada Mbak Indri, Zidan, Kartini, Mbak Pupu, dan Cynthia.

Setelah itu saya pulang ke rumah, tidur bersama adik saya. Beberapa lama setelah itu, saya ke rumah belajar menyambut kedatangan Kak Debby, Kak Lusi, Kak Welly, dan Kak Vera.

Saya dan teman-teman berkumpul di rumah belajar untuk menentukan ke rumah siapa dulu yang akan kita datangi. Pertama ke rumah Susi, Dirno, lalu ke rumah Mayang, Kartini, Tia, Mbak Yana, nenek, dan yang terakhir ke rumah Kak Mala.

Kami pertama ke rumah Susi, ternyata Susinya gak ada, demikian juga di rumah Dirno. Kami di rumah Mayang cuma sebentar, di rumah Kartini cukup lama, lalu ke rumah Tia juga sama, di rumah Mbak Yana juga, di rumah nenek, terakhir kami ke rumah Kak Mala.

Kami semua mengantar Kak Debby, Kak Lusi, Kak Welly, dan Kak Vera pulang. Setelah itu kami semua pulang ke rumah masing-masing.

06 Oktober, 2009

Lebaran



By: Kartini

It was Sunday 20 September 2009. I wore my new dress because that day was Eid Il Fitri holiday or Lebaran. Anah, Yana, Mala and I went for the Morning Prayer in the local mosque. After the prayer, we shook hands to each other as a sign of forgiveness. Then we went to visit Yana’s house and greet Yana’s mom, Yana, Ipul and Mbak Indri.

From Yana’s place, Anah, Yana and I went to Grandma’s place to greet Grandma, Bi Eri, Bi Endang and Mang Yono. After those visits, I went home to greet my family.
From home, Anah and I went to Yana’s place. Unfortunately Yana and her family went to visit their family in Tanjung Priok. So it’s only Anah and I left.

Anah and I decided that we should go and greet Mama Ari, Mang Tarudi and Mang Rohadi while waited for Kak Debby. Waiting for Kak Debby turned out to be a while so Anah and I went to Mang Tarudi’s house to see some programs on television. After a few hours watching TV, I asked Anah to go to the warong.

From the warong, we went back waiting for Kak Debby. Then I decided to go to the warong again by myself. On the bridge near Bashro alley, I ran into Yana’s grandma.
She said, “Kartini, Kak Debby has arrived!”
I went straight away to the learning house instead of the warong, but when I arrived, Kak Debby was still not there. There was only Kak Lucy.

I asked Kak Lucy,” Where’s Kak Debby?”

Kak Lucy said, “She’s not here yet”

Then Kak Debby introduced me to her sister, Kak Welly. Not long after that, Kak Vera arrived and followed by Kak Debby.

Now that Kak Debby, Kak Vera, Kak Lucy, Kak Welly and the older students had gathered, we went to visit houses in the neighbourhood for Lebaran.

The first house that we went to visit was Susi’s house. She’s not home because she went back to her hometown. The second house for the visit was Desi’s house. We weren’t given any food or drink there but that’s alright. We went there for Lebaran, not for the cookies. The third house was my house. Mom had prepared some cakes and icy poles. I didn’t know the name of the cakes.

The fourth house on the visit was Tia’s house. Tia’s mom served us more cakes and icy poles. From Tia’s house, we went to Ari’s house. Ari’s mom served us another cakes along with milk coffee and syrup drink. The sixth house that we went to was Yana’s house. Yana’s mom provided us with jelly, bitter nut crackers, onion cookies and many others. The seventh house was Grandma’s house. Grandma gave us jelly, pale yellow mellon drink, onion cookies, wafer and biscuits. From there, the eight or the last house that we went to was Mala’s house.

Anah, Yana, Ester, Jemima, Yulia, Tia, Mala, Kak Debby, Kak Vera, Kak Lucy, Kak Welly and I walked to Mala’s house. There, Mala’s mom had prepared some rice crackers, peanuts, biscuits and cold aqua for us. We also had vegetable curry with ketupat.

After visiting eight houses, I felt so full that my stomach was about to burst. So I went home.

Legend:
Mbak: a Javanese name for older sister as a sign of respect
Bi: a Betawi’s name for aunty
Mang or Mamang: a Betawi’s name for uncle
Yayu : aunty in Sundanese/Javanese
Kak: an Indonesian name for older person as a sign of respect
Kolang – kaling : attap seed dessert
Ketupat : rice cake wrapped and cooked in coconut leaves.
Silaturahmi : visiting each other events

Lebaran




Karya Kartini

Pada Minggu 20 September 2009, saya memakai baju baru karena hari ini adalah hari raya Idul Fitri 1430 Hijriah. Saya, Ana, Yana, dan Mala sholat idul fitri. Setelah selesai sholat, kami bersalam-salaman pada semua orang. Yang pertama saya kunjungi adalah rumah Yana, lalu saya bersalaman dengan Mama Yana, Yana, Ipul, dan Mbak Indri.

Setelah selesai mengunjungi rumah Yana, saya, Anah, Yana, berkunjung lagi ke rumah Nenek dan saya bersalaman dengan Nenek, Bi Erni, Bi Endang, dan Mang Yono. Sesudah bersalaman dengan keluarga Yana dan Nenek, saya pulang untuk bersalaman dengan keluarga.

Sesudah bersalaman dengan keluarga & sudah berkunjung ke rumah Yana & nenek, saya dan Ana pergi ke rumah Yana, tapi Yana sekeluarga ingin bersalaman dengan keluarga yang ada di Tanjung Priok. Jadi saya dan Anah tinggal berdua.

Saya dan Anah menunggu Kak Debby sambil bersalaman dengan Mama Ari, Mang Tarudi, dan Mang Rohadi. Saya & Anah menunggu Kak Debby lama sekali, jadi saya & Anah melihat TV dulu di rumah Mang Tarudi. Setelah beberapa jam menunggu Kak Debby, saya mengajak Anah pergi ke warung.

Dari warung, saya & Anah kembali menunggu Kak Debby. Lalu saya pergi ke warung, tapi tidak bersama Anah. Di jembatan gang Bashro, saya bertemu Nenek Yana. Kata nenek, ‘Kartini, Kak Debby udah ada, tuh!’ Saya langsung ke rumah belajar, tidak jadi pergi ke warung, tapi saya lihat disitu tidak ada Kak Debby, Cuma ada Kak Lucy. Saya tanya pada Kak Lucy, ‘Kak Debbynya mana?’ ‘Belum datang!’ ‘Oh…’. Saya dikenalkan pada adiknya kak Lucy, namanya Kak Welly. Setelah itu, Kak Vera muncul dan Kak Debby pun muncul setelah Kak Vera. Setelah Kak Debby, Kak Vera, Kak Lucy, dan Kak Welly berkumpul dan anak besar pun sudah berkumpul, kami langsung pergi untuk berkunjung dari rumah ke rumah.

Rumah yang pertama kami kunjungi adalah rumah Susi. Susi tidak ada karena sedang pulang kampong. Lalu, rumah kedua adalah rumah Desi. Kami tidak disiapkan makanan tapi tidak apa-apa, kami kan mengunjungi rumah ke rumah untuk bersalam-salaman bukan untuk meminta kue. Rumah yang ketiga adalah rumah saya. Mama saya menyiapkan kue dan es. Saya tidak tahu nama kuenya.

Lalu rumah yang keempat adalah rumah Tia. Mama Tia menurunkan kue & es granite. Dari rumah Tia, kami menuju rumah Ari dan Mama Ari menyiapkan kue, kopi susu, dan es sirup. Rumah yang keenam adalah rumah Yana. Mama Yana menyiapkan agar-agar, keripik melinjo, kue bawang, & lain-lain. Rumah yang ketujuh adalah rumah Nenek. Nenek menyiapkan jeli, es timun suri, agar-agar, kue bawang, wafer, & biscuit. Setelah ke rumah nenek, ini adalah rumah yang terakhir, atau yang kedelapan, yaitu rumah Mala.

Saya, Anah, Yana, Ester, Jemima, Yulia, Tia, Mala, Kak Debby, Kak Vera, Kak Lucy, Kak Welly berjalan menuju rumah Mala. Sesampai disana, Mama Mala menyiapkan rengginang, kacang, biscuit, & es aqua. Makanan terakhir di rumah Mala adalah ketupat sayur.

Setelah selesai berkeliling delapan rumah, saya merasa kenyang sekali, jadi saya ingin BAB dan saya pun pulang.